Kamis, 04 Mei 2017

Cara Merawat Kuku


Cara Merawat kuku Secara Alami Agar Terlihat Cantik

Kuku adalah bagian tubuh binatang yang terdapat atau tumbuh di ujung jari. Kuku tumbuh dari sel mirip gel lembut yang mati, mengeras, dan kemudian terbentuk saat mulai tumbuh dari ujung jari. Kulit ari pada pangkal kuku berfungsi melindungi dari kotoran. Fungsi utama kuku adalah melindungi ujung jari yang lembut dan penuh urat saraf, serta mempertinggi daya sentuh. Kuku adalah bagian dari tulang bukan protein. 

Pada kulit di bawah kuku terdapat banyak pembuluh kapiler yang memiliki suplai darah kuat sehingga menimbulkan warna kemerah-merahan. Seperti tulang dan gigi, kuku merupakan bagian terkeras dari tubuh karena kandungan airnya sangat sedikit. 

Pertumbuhan kuku jari tangan dalam satu minggu rata-rata 0,5 - 1,5 mm, empat kali lebih cepat dari pertumbuhan kuku jari kaki. Pertumbuhan kuku juga dipengaruhi oleh panas tubuh.

Perawatan kuku ini bisa juga dilakukan dengan cara yang alami tanpa perlu mengeluarkan banyak uang. Pasalnya, bahan bahan yang dibutuhkan juga banyak tersedia di sekitar Anda. 

Kuku yang sehat biasanya lebih kuat dan tentunya tidak mudah mengelupas, gunakan bahan-bahan alami yang tersedia di sekitar kita. Diantaranya : 
  1. Blimbing Wuluh. Bermanfaat untuk membersihkan kotoran di sela-sela kuku dan kulit luar sekaligus menguatkan kuku. Caranya sukup dengan menggosokkan potongan blimbing wuluh pada kuku yang mau dibersihkan, setelah bilas dengan air bersih.
  2. Perbanyak minum air putih. Salah satu cara mudah untuk memperindah dan menguatkan kuku dari dalam adalah dengan memperbanyak minum air putih. Konsumsi air putih membantu agar Kuku tidak kering.
  3. Minum susu dan konsumsi makanan yang mengandung kalsium. manfaatnya untuk memperkuat kuku. Seperti Makanan yang terbuat dari susu dan keju, Ikan pari dan ikan sarden, kacang-kacangan dan biji-bijian, Sayuran seperti Brokoli, kangkung, bayam dsb, Buah seperti apel merah, strawbery, pepaya, nanas, mangga, alpukat, anggur, manggis dsb.
  4. Lidah buaya. Lidah buaya memiliki banyak manfaat. Selain untuk merawat rambut, ternyata juga bisa untuk merawat kuku. Caranya, bersihkan lidah buaya dan oleskan secara merata pada kuku. Lakukan perawatan ini secara rutin, maka kuku akan terlihat lebih cantik dan bening.
  5. Getah Pepaya. Bagus sekali untuk membersihkan kulit di luar kuku agar tidak mudah pecah dan mengelupas.
  6. Lemon (jeruk nipis). Untuk mengembalikan kuku yang kuning. Caranya, siapkan perasan lemon, dan campurkan satu sendok perasan lemon dengan pasta gigi (disarankan pasta gigi untuk memutihkan gigi). Aduk rata, kemudian oleskan pada kuku . Tunggu hingga kering. Setelah itu basuh kuku dengan air hangat. Lakukanlah secara teratur minimal sepekan sekali, maka kita akan mendapatkan kuku dengan warna yang normal.
  7. Bawang putih. Mengandung zat yang sangat berguna untuk menguatkan kuku. Caranya, parut bawang putih hingga halus, kemudian oleskan pada kuku . Tunggu beberapa menit, setelah itu bersihkan kuku . Bisa juga dengan langsung menggosokkan bawang putih pada kuku Anda. Lakukanlah secara rutin, maka kuku Anda akan semakin kuat dan tidak rapuh.
  8. Campuran madu, telur, dan minyak zaitun . Manfaatnya adalah untuk melembabkan dan melembutkan kuku. Kita yang memiliki kuku yang kering dan kurang nutrisi, gunakan tip ini. Caranya, campurkan dua sendok makan madu dan minyak zaitun dalam panci. Panaskan dan aduk hingga tercampur rata, kemudian siapkan kocokan telur. Campurkan adonan madu dan minyak zaitun dengan kocokan telur, oleskan pada kuku secara merata dan tunggu 10 – 15 menit, kemudian bersihkan kuku Anda.


































































































Manfaat Belajar di Pondok Pesantren


Sistem pendidikan mondok atau asrama sudah ada sejak zaman dahulu, ketika kita melirik pada sejarah tentang sistem pendidikan pada masa lampau banyak ditemukan peninggalan-peninggalan asrama atau gedung-gedung belajar yang difasilitasi penginapan untuk  para siswa.


 Manfaat Belajar di Pondok di Pesantren

 Manfaat Belajar di Pondok di Pesantren
Ada banyak jenis pendidikan yang memakai sistem asrama tergantung lembaga pendidikannya. seperti asrama militer, asrama bidan atau asrama jenis siswa lainnya.

Dalam artikel ini kita membahas tentang Hikmah dan Manfaat Anak Mondok di Pesantren, disini kami merangkum berbagai tanggapan dan pengakuan para siswa, orang tua dan para guru yang berada pada ruang lingkup pendidikan asrama.

Terjaga dari pengaruh buruk lingkungan bebas
Hal ini sudah pasti, anak yang tinggal di asrama atau pondok pesantren lingkungan belajarnya dibatasi dan ada skat-skat tertentu, bahkan dalam lingkungan itupun terkadang ada zona terlarang. terpisah lagi antara komplek putra dan putri. ini adalah salah satu bukti bahwa lingkungan pondok pesantren itu terjaga dari pengaruh yang dapat merusak pola fikir siswa.

Pembangunan Karakter
Bukan berarti di sekolah biasa tidak ada pembentukan karakter siswa, namun pada lingkungan pondok atau asrama pembangunan dan pembentukan karakter lebih cepat karena organisasi kependidikannya selalu ON, pembinaan terus menerus berjalan bukan hanya di dalam kelas tapi juga diluar kelas.

Kemandirian sangat terlihat di Pondok di Pesantren, mencuci pakaian, kegiatan teratur dan memepersiapakan segala sesuatu dengan telaten. disini juga dibina hidup sederhana. 

Ibadah terjaga
Ini sudah dapat dipastikan, dalam lingkungan pondok pesantren shalat lima waktu dan ibadah sunnah lainnya berjalan dan terprogram dengan baik. dibina dan didik ilmu agama secara bertahap sehingga mampu menguasai ilmu tersebut dengan baik.

Cerdas dan Jenius
Ini merupakan cetusan bagi pesantren yang bercorak pendidikan modern, santri atau siswa disini tidak hanya dididik untuk menguasai ilmu agama, atapi juga diupayakan pembinaan ilmu lainya agar bisa bersaing dengan siswa-siswa nasional umumnya.

Tidak jarang kita temukan anak pondok pesantren mahir berbahasa inggris dan bahasa asing lainnya dan mereka juga mampu memenangkan olimpiade tingkat nasional dan lain-lain.

Beberapa poin diatas adalah  Manfaat Belajar di Pondok di Pesantren dan masih banyak lagi manfaat yang bisa didapatkan sesuai jenis pesantrennya. namun ada kontra dari masyarakat tentang anak pesantren, kenapa ana pesantren kerap melakukan tindakan kriminal atau melanggar hukum agama dan lain-lain.

Perlu kita ketahui bahwa presepsi masyarakat untuk menyekolahkan anaknya  di Pondok di Pesantren sudah keliru, anak bandel atau anak yang nakal diserahkan ke pesantren berharap bisa dibina. pada hakikatnya tidak semua berhasil. apalagi siswa atau santrinya tidak sampai menyelesaikan pendidikan sampai tamat. 

Demikian sedikit penjelasan tentang Manfaat Belajar di Pondok di Pesantren semoga bermmanfaat dan bisa menjadi rujukan.


































































































Cara Merawat Kelinci


Hasil gambar untuk cara merawat kelinci
Kelinci adalah salah satu hewan peliharaan yang paling imut. Itulah kenapa banyak orang yang suka memelihara kelinci. Meskipun dagingnya enak dimakan, tetapi kebanyakan orang memelihara kelinci sebagai hobi. Sayangnya, kelinci adalah hewan peliharaan yang mudah terkena penyakit dan mati.
Jadi, jika anda tertarik untuk memelihara kelinci, anda harus benar-benar bisa merawatnya dengan baik. Merawat kelinci tidaklah mudah. Setidaknya, ada 3 hal yang perlu diperhatikan, yaitu : memberi makan, membersihkan, dan mengandangkan adalah kunci dalam merawat kelinci.

Cara Mengandangkan Kelinci

Ada beberapa orang yang lebih memilih melepas kelinci mereka di halaman rumah mereka dan ada juga sebagian orang yang lebih memilih mengandangkannya. Mana yang lebih bagus? Jika anda melepasnya, kelinci biasanya akan menggali tanah sebagai tempat persembunyian mereka, bahkan sebagai tempat beranak dan tidur. Padahal, dengan bersembunyi di bawah tanah kelinci akan lebih mudah terkena penyakit.
Jadi, mengandangkannya adalah cara merawat kelinci yang lebih bagus. Sebaiknya anda membuat kandang yang mana alasnya tidak langsung bersentuhan dengan tanah. Model kandang seperti ini juga memudahkan kita untuk membersihkannya.

Cara Memberi Makan Kelinci

Pada dasarnya kelinci bisa mencari makan sendiri jika anda melepasnya ke halaman rumah anda. Umbi-umbian, biji-bijian, dan rerumputan bisa menjadi makanan bagi kelinci. Tetapi, jika anda lebih memilih memeliharanya di kandang, anda perlu memberinya makan setiap hari.
Memberi makan kelinci juga lebih bagus karena anda bisa memastikan makanannya sehat dan baik untuk kelinci. Ada beberapa makanan yang bagus untuk kelinci. Misalnya, sayur-sayuran sangatlah bagus untuk kesehatan kelinci. Selain itu, memberinya makan rumput awetan, umbi-umbian, biji-bijian, atau konsentrat juga merupakan salah satu cara merawat kelinci.

Cara Membersihkan Kelinci

Selain mengandangkan dan memberi makan, anda juga perlu membersihkan kelinci anda secara teratur. Baik anda membiarkannya hidup di luar ataupun di kandang, bulu kelinci pasti akan kotor.
Sebenarnya, kelinci suka menjilati bulu mereka untuk membersihkan diri, tetapi kadang itu saja tidak cukup sehingga anda perlu membersihkannya. Cara memandikan kelinci sangat mudah. Mandikan dengan air lalu keringkan.
Dengan melakukan langkah-langkah cara merawat kelinci di atas, kelinci anda akan sehat dan bersih.





















































































Rabu, 03 Mei 2017

Pengertian Pancasila sebagai salah satu kesatuan yang bulat dan utuh

   Sebagai filsafat dan pandangan hidup bangsa Indonesia, Pancasila telah menjadi obyek aneka kajian filsafat. Antara lain terkenallah temuan Notonagoro dalam kajian filsafat hukum, bahwa Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum di Indonesia. Sekalipun nyata bobot dan latar belakang yang bersifat politis, Pancasila telah dinyatakan dalam GBHN 1983 sebagai "satu-satunya azas" dalam hidup bermasyarakat dan bernegara. Tercatat ada pula sejumlah naskah tentang Pancasila dalam perspektif suatu agama karena selain unsur-unsur lokal ("milik dan ciri khas bangsa Indonesia") diakui adanya unsur universal yang biasanya diklim ada dalam setiap agama. Namun rasanya lebih tepat untuk melihat Pancasila sebagai obyek kajian filsafat politik, yang berbicara mengenai kehidupan bersama manusia menurut pertimbangan epistemologis yang bertolak dari urut-urutan pemahaman ("ordo cognoscendi"), dan bukan bertolak dari urut-urutan logis ("ordo essendi") yang menempatkan Allah sebagai prioritas utama.

Pancasila sebagai falsafah kategori pertama adalah perwujudan bentuk bangunan yang diangan-angankan dalam penggambaran diatas kertas, dan Pancasila sebagai falsafah kategori yang kedua adalah adanya lokasi serta tingkat ketersediaan bahan-bahan untuk merealisasikan bangunan yang dicita-citakan. Pancasila sebagai falsafah yang dimaksudkan adalah tiap sila didalamnya yang (oleh karena perkembangan sejarah) selain masih tetap berfungsi sebagai landasan ideologis, iapun telah memperoleh nilai-nilai falsafi didalam dirinya, yang dapat kita masukkan kedalamnya adalah sila Ketuhanan Yang Maha Esa dan sila Persatuan Indonesia.

Menurut Hardono Hadi, jika Pancasila menjadi obyek kajian filsafat, maka harus ditegaskan lebih dahulu apakah dalam filsafat Pancasila itu dibicarakan filsafat tentang Pancasila (yaitu hakekat Pancasila) atau filsafat yang terdapat dalam Pancasila (yaitu muatan filsafatnya). Mengenai hal ini evidensi atau isyarat yang tak dapat diragukan mengenai Pancasila terdapat naskah Pembukaan UUD 1945 dan dalam kata "Bhinneka Tunggal Ika" dalam lambang negara Republik Indonesia. Dalam naskah Pembukaan UUD 1945 itu, Pancasila menjadi "defining characteristics" = pernyataan jatidiri bangsa = cita-cita atau tantangan yang ingin diwujudkan = hakekat berdalam dari bangsa Indonesia. Dalam jatidiri ada unsur kepribadian, unsur keunikan dan unsur identitas diri. Namun dengan menjadikan Pancasila jatidiri bangsa tidak dengan sendirinya jelas apakah nilai-nilai yang termuat di dalamnya sudah terumus jelas dan terpilah-pilah.

Sesungguhnya dalam kata "Bhinneka Tunggal Ika" terdapat isyarat utama untuk mendapatkan informasi tentang arti Pancasila, dan kunci bagi kegiatan merumuskan muatan filsafat yang terdapat dalam Pancasila. Dalam konteks itu dapatlah diidentifikasikan mana yang bernilai universifal dan mana yang bersifat lokal = ciri khas bangsa Indonesia.

Tugas. "Bhinneka Tunggal Ika" secara harafiah identik dengan "E Pluribus Unum" pada lambang negara Amerika Serikat. Demikian pula dokumen Pembukaan UUD 1945 memiliki bobot sama dengan "Declaration of Independence" negara tersebut. Buatlah suatu analisis mengenai perbedaan muatan dalam kedua teks itu.
Suatu kajian atas Pancasila dalam kacamata filsafat tentang manusia menurut aliran eksistensialisme disumbangkan oleh N Driyarkara. Menurut Driyarkara, keberadaan manusia senantiasa bersifat ada-bersama manusia lain. Oleh karena itu rumusan filsafat dari Pancasila adalah sebagai berikut:

Aku manusia mengakui bahwa adaku itu merupakan ada-bersama-dalam-ikatan-cintakasih ("liebendes Miteinadersein") dengan sesamaku. Perwudjudan sikap cintakasih dengan sesama manusia itu disebut "Perikemanusiaan yang adil dan beradab".

Perikemanusiaan itu harus kujalankan dalam bersama-sama menciptakan, memiliki dan menggunakan barang-barang yang berguna sebagai syarat-syarat, alat-alat dan perlengkapan hidup. Penjelmaan dari perikemanusiaan ini disebut "keadilan sosial".

Perikemanusiaan itu harus kulakukan juga dalam memasyarakat. Memasyarakat berarti mengadakan kesatuan karya dan agar kesatuan karya itu betul-betul merupakan pelaksanaan dari perikemanusiaan, setiap anggauta harus dihormati dan diterima sebagai pribadi yang sama haknya. Itulah demokrasi = "kerakyatan yang dipimpin …".

Perikemanusiaan itu harus juga kulakukan dalam hubunganku dengan sesamaku yang oleh perjalanan sejarah, keadaan tempat, keturunan, kebudayaan dan adat istiadat, telah menjadikan aku manusia konkrit dalam perasaan, semangat dan cara berfikir. Itulah sila kebangsaan atau "persatuan Indonesia".

Selanjutnya aku meyakini bahwa adaku itu ada-bersama, ada-terhubung, serba-tersokong, serba tergantung. Adaku tidak sempurna, tidak atas kekuatanku sendiri. Adaku bukan sumber dari adaku. Yang menjadi sumber adaku hanyalah Ada-Yang-Mutlak, Sang Maha Ada, Pribadi (Dhat) yang mahasempurna, Tuhan yang Maha Esa. Itulah dasar bagi sila pertama: "Ketuhanan yang Maha Esa".




















Sumber : ciaoferauf1402.blogspot.co.id/2014/08/pengertian-pancasila-sebagai-salah-satu.html?m=1